Selasa, 09 Desember 2014

Mengunci CAPSLOCK (Residen)

Assalamu'alaikum
Silakan download tutorial ini >>Mengunci Capslock.docx
MENGUNCI CAPS LOCK
Pada alamat 40h:17h terdapat data tentang status tombol keyboard dimana bit ke 7 digunakan untuk menandakan keadaan dari tombol caps lock. Bit tersebut akan bernilai 1 bila caps lock sedang aktif dan 0 bila caps lock tidak aktif. Dengan mengubah bit ke 7 pada alamat 40h:17h tersebut kita bisa menyalakan tombol caps lock tanpa menekannya.

Rangkaian Robot Line Follower

Assalamu'alaikum
Jika Ingin mendownload tutorial ini klik>>Rangkaian Robot Line Follower
Bagaimana cara membuat rangkaian robot line follower (mengikuti garis)?
Tutorial kali ini yaitu cara merangkai line follower menggunakan Proteus 8
Komponen yang digunakan
Jumlah
7405
1
AT89C2051
1
BATTERY
1
BUTTON
1
CAP
3
CAP-POL
3
CRYSTAL
1
DIODE
1
L293D
1
LED
1
MOTOR
2
RES
2

Senin, 08 Desember 2014

Membuat Menu Sorot

Assalamu'alaikum
Silakan Download tutorial ini pada link >>Menu Sorot
Dewasa ini, menu-menu yang disajikan oleh program yang besar hampir semuanya dalam bentuk menu sorot. Kini dengan sedikit pengetahuan mengenai memory layar akan kita buat suatu menu sorot yang sederhana. Menu ini bisa dikembangkan atau digunakan untuk program yang anda buat.

Minggu, 07 Desember 2014

Mengganti Fungsi PrtScr Menjadi Ctrl+Break (Residen)

Assalamu'alaikum
Jika ingin mendownload program ini silakan klik Program Residen
Oh ya, sebelum memulai membuat program residen, boleh lah kita baca dulu bagian-bagian ini ya... 

VEKTOR INTERUPSI  
Seperti yang telah dikatakan, setiap interupsi menggunakan 4 byte memory sebagai alamat awal interupsi, yaitu alamat yang akan dituju setiap terjadi interupsi. Keempat byte ini dicatat pada Interrupt Vektor Table yang terdapat pada memory rendah, 0000:0000 sampai 0000:03FFh. Dengan demikian, interupsi 00 akan menggunakan alamat 0000:0000-0000:0003, interupsi 01 akan menggunakan alamat 0000:0004-0000:0007, dan seterusnya. Untuk mencari alamat awal dari suatu nomor interupsi digunakan rumus:

Alamat Awal = 4 * Nomor-Interupsi
Sebagai contohnya, setiap kali kita menekan tombol PrtScr untuk mencetak isi layar pada printer akan selalu terjadi interupsi 05. Komputer kemudian akan menuju alamat awal interupsi 05, yaitu 0000:0020 (4*05=20). Dari alamat awal ini kemudian akan dilihat isi dari keempat byte, yaitu pada alamat 0000:0020 - 0000:0023. Keempat byte ini mencatat alamat CS(2 byte) dan IP(2 byte), yaitu alamat yang akan dituju oleh komputer selanjutnya. Misalkan isi dari keempat byte ini adalah 3200h:0D8Bh, artinya komputer akan melompat pada alamat tersebut dan menjalankan program yang terdapat pada alamat tersebut sampai bertemu dengan perintah IRET. 
Program inilah yang disebut sebagai Interrupt Handler 05, yaitu program yang akan dilaksanakan setiap kali terjadi interupsi 05. Secara default program yang akan dilaksanakan terdapat pada BIOS, dimana program tersebut akan mencetak tampilan pada layar ke printer
MENDAPATKAN ALAMAT VEKTOR INTERUPSI
Untuk melihat isi dari alamat awal suatu vektor interupsi dapat digunakan dua cara. Cara pertama, adalah dengan membaca secara langsung keempat byte alamat awal yang mencatat alamat berturut-turut Offset Lo, Offset Hi, Segment Lo dan Segment Hi dari interrupt handler. Cara kedua adalah dengan menggunakan interupsi 21h fungsi 35h. Cara kedua lebih mudah untuk digunakan, oleh sebab itu akan kita gunakan pada program-program selanjutnya.
Untuk menggunakan fungsi ke 35h ini, isilah AH dengan 35h dan AL dengan nomor vektor interupsi sebelum dilaksanakan interupsi 21h. Hasil dariinterupsi ini akan disimpan pada pasangan register ES:BX. Dimana ES mencatat alamat segment dan BX mencatat alamat offset vektor interupsi dari nomor interupsi yang dimasukkan pada AL. 

Ambil_Vec MACRO NoInt,Alamat

MOV AH,35h                                    ; Servis untuk mencari vektor

MOV AL,NoInt                                 ; No inteurpsi

INT 21h                                             ; Laksanakan

MOV Alamat,BX                              ; Offset

MOV Alamat[2],ES                          ; Segment

ENDM 

Untuk menggunakan macro ini anda bisa menyediakan suatu varibael 2 word untuk menampung alamat hasil dari interupsi ini, seperti: Alamat DW ?,?.
Mengganti fungsi PrtScr menjadi Ctrl+Break

Pada postingan sebelumnya, pada win 7, kita bisa langsung membuat programnya dengan command prompt, dan untuk win 8, kita menggunakan dosbox. Namun untuk program kali ini hanya bisa di jalankan dengan menggunakan dosbox.

1. Buka dosbox, lalu ketiklah edit 
2.Maka akan muncul layar biru, pada layar biru tersebut ketiklah seperti berikut (saya menscreenshoot saya membukanya dengan notepad++)

Kamis, 04 Desember 2014

Membuat Program Rontok (Ke Kanan, Ke Kiri)

Assalamu'alaikum
Untuk link download tutorial ini silakan klik Program Rontok Ke Kanan/Kiri

Program rontok adalah program yang akan membersihkan layar dengan cara menjatuhkan atau merontokkan huruf pada layar satu persatu.
Bagaimana cara membuatnya?
Pada program ini, kita menggunakan bentuk program macro.
Pada postingan sebelumnya, pada win 7, kita bisa langsung membuat programnya dengan command prompt, dan untuk win 8, kita menggunakan dosbox. Namun untuk program kali ini hanya bisa di jalankan dengan menggunakan dosbox.

Rontok ke Kanan
1. Buka dosbox, lalu ketiklah edit 
2.Maka akan muncul layar biru, pada layar biru tersebut ketiklah seperti berikut(saya menscreenshoot saya membukanya dengan notepad++)

Senin, 01 Desember 2014

Membuat PCB Manual

Assalamu'alaikum
Silakan klik link berikut untuk mendownload tutorial ini Rangkaian PCB Manual.docx

Membuat Rangkaian Sederhana Secara Manual
Rangkaian yang akan kita buat adalah rangkaian pembangkit pulsa yang menggunakan IC 555
Komponen yang digunakan :
Jumlah
Footprint
Komponen
1
Dip8
IC 555
4
AXIAL0.4
Resistor
4
RB.2/.4
Kapasitor
1
VR2
Potensio
1
SIP2
Switch

1. Pada folder document klik kanan >new
2. Pilihlah PCB Document

Minggu, 30 November 2014

Hubungan Antara Beberapa Sheet (Proyek Beberapa Sheet)


Assalamu'alaikum
Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, tentang proyek rangkaian dengan beberapa sheet. Postingan sebelumnya Rangkaian Comparator
Silakan Download tutorial .docx Hubungan Antara Beberapa Sheet

Hubungan Antara Beberapa Sheet
Disini kita akan mengelola proyek dengan saling menghubungkan antara beberapa sheet sehingga menjadi proyek yang utuh

1. Buatlah satu sheet baru dengan nama Proyek.sch
2. Kemudian buat sheet symbol sebanyak 5 buah, pilih Place > Sheet Symbol, ukuran sesuai kebutuhan kita

Persiapan ke PCB

Assalamu'alaikum.
Jika ingin mendownload tutorialnya Persiapan ke PCB

Ok, yang akan dibahas pada postingan kali ini adalah:
·         Part Component
·         Electrical Rules Check
·         Create Netlist

Part Component

Part component ini adalah property dari komponen-komponen, yang paling penting adalah:
1. Designator 
2. Part Type
3. Footprint

1. Bukalah file Kunci tersebut, kemudian beri semua part componentnya dengan cara klik dua kali di tiap komponen

Kamis, 27 November 2014

Rangkaian Comparator (Proyek Beberapa Sheet)

Assalamu'alaikum
Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, tentang proyek rangkaian dengan beberapa sheet. postingan sebelumnya Rangkaian Jam
Silakan Download Tutorialnya :Rangkaian Comparator.docx
Komponen yang digunakan: 
1.       2   IC 74LS688 
2.   2   RESPACK3 
3.   2   SW DIP-8 
4.   1    IC 74LS02
5.   1    RES1
6.   1    BUZZER
7.   1    DIODE 
8.   1    NPN1  
9.   GND 
10. VCC 
11. PORT
Cara merangkainya: 
1.Bukalah file name.ddb (saya menyimpan file kemarin dengan Myproject.ddb) yang pernah kita buat sebelumnya untuk pulsa1, pulsa 2, detik1 dan menit2
2. Pada folder document, klik kanan>new
3. Pada kotak dialog yang muncul, pilihlah schematic document

Menggunakan Label pada Macro

Assalamu'alaikum 
Sesuai dengan judul di atas, saya akan memposting tentang bahasa assembly, tentang program macro 
Silakan Download Tutorial ini : Menggunakan Label Pada Macro
Pada macro anda bisa menggunakan label seperti biasa. Tetapi anda harus ingat, karena setiap pemanggilan Macro akan menyebabkan seluruh isi macro tersebut disisipkan pada program, maka pada macro yang didalamnya menggunakan label hanya dapat dipanggil sebanyak satu kali. Bila anda menggunakanya lebih dari satu kali maka akan terjadi "**Error** Symbol already defined elsewhere: ULANG" karena dianggap kita menggunakan label yang sama.

Untuk menghindari hal itu, gunakanlah directif LOCAL. Dengan directif LOCAL assembler akan membedakan label tersebut setiap kali terjadi pemanggilan terhadapnya.
Kali ini saya ingin membuat program yang mencetak huruf PPPCCCSSS, menggunakan label macro

Rangkaian Jam (Proyek Beberapa Sheet)

Assalamu'alaikum
Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, tentang proyek rangkaian dengan beberapa sheet.
Lihat postingan sebelumnya yaitu Rangkaian Menit
Silakan Download Tutorial ini :Rangkaian Jam .docx
Rangkaian Jam

Komponen yang digunakan:
1.       2   IC 74LS90
2.      2   1C 74LS48
3.      2   SEVENSEGMEN (yang sudah kita buat, dan kita tambahkan kedalam library, saya menyimpannya dengan file 7segment.lib)
4.      SW-SPDT
5.      GND
6.      PORT

1. Bukalah file name.ddb (saya menyimpan file kemarin dengan Myproject.ddb) yang pernah kita buat sebelumnya untuk pulsa1, pulsa 2, detik1 dan menit2
2. Pada folder document, klik kanan>new
3. Pada kotak dialog yang muncul, pilihlah schematic document



Selasa, 25 November 2014

Rangkaian Menit (Proyek Beberapa Sheet)

Assalamu'alaikum
Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, tentang proyek rangkaian dengan beberapa sheet
Rangkaian Menit

Sebenarnya pada saat membuat rangkaian ini saya hanya mengedit rangkaian saya sebelumnya yaitu Rangkaian Detik

Silakan Downoad Tutorialnya :Rangkaian Menit.docx
Komponen yang digunakan:
1.    2   IC 74LS90
2.    2   1C 74LS48
3.    2   SEVENSEGMEN (yang sudah kita buat, dan kita tambahkan kedalam library, saya menyimpannya dengan file 7segment.lib)
4.   GND
5.    PORT 

Cara membuat rangkaian:
1.       Bukalah file name.ddb (saya menyimpan file kemarin dengan Myproject.ddb) yang pernah kita buat sebelumnya untuk pulsa1 dan pulsa 2 dan detik1
2.      Pada folder document, klik kanan>new
3.      Pada kotak dialog yang muncul, pilihlah schematic document


Rangkaian Detik ( Proyek Beberapa Sheet)

Assalamu'alaikum
Sekarang saya menggunakan protel 99SE pada PC untuk  mengerjakan tugas gambar teknik, (tidak menggunakan diptrace lagi seperti yang sudah saya post sebelumnya)
Silakan Download tutorialnya :Rangkaian Detik
Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, tentang proyek rangkaian dengan beberapa sheet.
Rangkaian Detik
Komponen yang digunakan:
1.   2   IC 74LS90
2.   2   1C 74LS48
3.  2   SEVENSEGMEN (yang sudah kita buat, dan kita tambahkan kedalam library, saya menyimpannya dengan file 7segment.lib)
4.   GND
5.  PORT

Cara membuatnya
1.       Bukalah file name.ddb (saya menyimpan file kemarin dengan Myproject.ddb) yang pernah kita buat sebelumnya untuk pulsa1 dan pulsa 2
2.      Pada folder document, klik kanan>new
3.      Pada kotak dialog yang muncul, pilihlah schematic document
  

Membuat Program Pustaka Macro

Assalamu'alaikum
Jika ingin mendownload tutorial ini klik Pustaka Macro.docx


Kali ini saya akan memosting tentang penggunaan pustaka pada program macro.
Bila kita sering menggunakan suatu fungsi seperti mencetak kalimat pada setiap program yang kita buat, tentu saja akan sangat membosankan karena setiap kali kita harus membuat fungsi yang sama. 
Dengan macro anda bisa menghindari hal tersebut dengan membuat suatu pustaka macro. Pustaka tersebut bisa anda simpan dengan suatu nama, misalnya 'pustaka.mcr'. File yang tersimpan adalah dalam bentuk ASCII, tanpa perlu di compile.
Kali ini saya ingin membuat program yang mencetak huruf ‘B’‘ABCDE’‘A-Zberwarna’ dalam satu baris.
Bagaimana cara membuatnya?

1. Karena saya menggunakan dosbox, buka dosbox tersebut, lalu ketiklah edit untuk menampilkan layar biru
2.  Ketiklah seperti di bawah ini

Senin, 24 November 2014

Membuat Program Rontok (Ke bawah dan ke atas)

Assalamu'alaikum
Apa itu Program rontok?
Oh ya, jika ingin mendownload tutorial ini, silakan klik Program Rontok (ke kanan, ke kiri)

Program rontok adalah program yang akan membersihkan layar dengan cara menjatuhkan atau merontokkan huruf pada layar satu persatu.
Bagaimana cara membuatnya?
Pada program ini, kita menggunakan bentuk program macro.
Pada postingan sebelumnya, pada win 7, kita bisa langsung membuat programnya dengan command prompt, dan untuk win 8, kita menggunakan dosbox. Namun untuk program kali ini hanya bisa di jalankan dengan menggunakan dosbox.

Rontok ke bawah
1. Buka dosbox, lalu ketiklah edit 
2. Maka akan muncul layar biru, pada layar biru tersebut ketiklah seperti berikut (saya menscreenshoot saya membukanya dengan notepad++)

Kamis, 20 November 2014

Pulsa1, Pulsa2 (Proyek Beberapa Sheet)

Assalamu'alaikum

Sekarang saya menggunakan protel 99SE pada PC untuk  mengerjakan tugas gambar teknik, (tidak menggunakan diptrace lagi seperti yang sudah saya post sebelumnya)

PART ATAU BAGIAN KOMPONEN
IC NE556 adalah suatu IC yang didalamnya terdapat dua Part (bagian) atau dengan kata lain di dalam IC NE556 terdapat dua rangkaian 555.

Merangkai Part (bagian) ke-1
Komponen yang digunakan:
1.  IC NE556
2.  Resistor
3.  POT (variable resistor)
4.   Kapasitor

1. Buka aplikasi Protel 99SE yang sudah di instal, lalu klik File>New, maka akan muncul kotak dialog untuk memberikan nama file name dengan extension .ddb, lalu klik OK